Bonus Deposit Hingga 50% untuk semua member, syarat dan ketentuannya sangat mudah , banyak permainan yang tersedia seperti tembak ikan online , adu banteng , sabung ayam , sportsbook , casino online , poker online , togel online dan masih banyak lagi.
>

POKERPLAY338

Pokerplay338 merupakan agen poker indonesia yang menyediakan berbagai permainan poker , di dalam Poker Perdana tidak ada bot dalam game tersebut atau murni semua pemain. Kami akan membantu anda jika mengalami kendala dalam permainan Poker Online 24 jam di setiap harinya.

POKERPLAY338

Agen Poker IDN Indonesia seperti Joker338 merupakan situs judi poker uang asli yang memiliki 6 jenis game dalam 1 ID diantaranya Texas Holdem Poker , Live Poker, Ceme , Ceme Keliling , Domino dan Capsa Susun.

Agen Poker IDNPLAY

pokerplay338 merupakan agen poker live pertama di indonesia dengan berbagai permainan yang menarik , Bandar Poker Uang Asli mendukung layanan bank lokal seperti BCA , BNI , BCA , MANDIRI Dan CIMB NIAGA.

JOKER338 | BANDAR SBOBET RESMI INDONESIA

Joker338 merupakan salah satu agen bola terpercaya indonesia yang mempunyai berbagai produk judi online seperti SBOBET , MAXBET , CALIBET , TEMBAK IKAN , ADU BANTENG , TOGEL ONLINE , POKER INDONESIA , SABUNG AYAM dan masih banyak lagi.

JOKER338 | AGEN JUDI TEMBAK IKAN ONLINE

Joker338 satu-satunya agen bola indonesia yang berani memberikan bonus deposit hingga 10% setiap minggunya dan hampir di semua permainan juga mendapatkan bonus deposit , seperti contohnya bonus deposit untuk permainan sportsbook sebesar 50%.

< ;
Tampilkan postingan dengan label ahok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ahok. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Juli 2017

PERINGATAN KERAS !! JIKA FPI TIDAK TERIMA AHOK DI BEBASKAN SAYA AKAN DI BARISAN DEPAN UNTUK MELAWAN MEREKA | DETIKTOP

PERINGATAN KERAS !! JIKA FPI TIDAK TERIMA AHOK DI BEBASKAN SAYA AKAN DI BARISAN DEPAN UNTUK MELAWAN MEREKA
PERINGATAN KERAS !! JIKA FPI TIDAK TERIMA AHOK DI BEBASKAN SAYA AKAN DI BARISAN DEPAN UNTUK MELAWAN MEREKA
Detiktop - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan prajurit TNI siap berjihad untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia jika FPI berani merusak Pancasila apalagi mengkudeta Presiden.

Dia mengatakan menghargai setiap proses demokrasi, termasuk unjuk rasa yang dilakukan elemen masyarakat tertentu.

Namun, TNI memiliki kewajiban berperan jika ada upaya yang berniat untuk merusak dan menghancurkan NKRI.

Jika nanti Ahok divonis bebas dan ada yang tidak terima sehingga ancam kudeta pemerintahan Presiden Jokowi. Prajurit kami siap berjihad untuk berperang melawan mereka mempertahankan NKRI berdasarkan Pancasila. Bersama masyarakat, kita bersama-sama mempertahankan Pancasila.

Saat ditanya mengenai sikap TNI terhadap rencana unjuk rasa, Panglima TNI menyatakan pihaknya lebih banyak berdoa untuk kebesaran dan keutuhan bangsa.

Kesiapan kita berdoa, siapa pun yang menghancurkan negara ini, tidak bisa kalau kita berdoa, katanya.

Menurut dia, pihak-pihak yang memiliki niat untuk menghancurkan NKRI dinilai sebagai orang yang tidak beragama atau malah sebaliknya mengatasnamakan agama untuk menghancurkan NKRI,dengan tegas saya katakan kami akan melawan mereka sehingga akan berhadapan dengan TNI, Polri, dengan seluruh masyarakat.

Dari pengalaman sejarah selama ini, Panglima TNI menegaskan tidak ada satu pun pengkhianat bangsa yang bisa hidup di Indonesia. "Tidak ada yang bisa, mau menantang, silakan, ujarnya.

Gatot mencontohkan, gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia di bawah pimpinan Kartosuwiryo, gerakan Kahar Muzakkar, dan gerakan komunis yang musnah di Indonesia. "(Semua musnah) karena kita selalu berdoa pada Allah SWT," katanya.

Senin, 03 Juli 2017

PEMERINTAH JERMAN INGIN TEMBUS AHOK, AGAR BISA MENJADI WALIKOTA DI BERLIN | DETIKTOP

PEMERINTAH JERMAN INGIN TEMBUS AHOK, AGAR BISA MENJADI WALIKOTA DI BERLIN
PEMERINTAH JERMAN INGIN TEMBUS AHOK, AGAR BISA MENJADI WALIKOTA DI BERLIN
Detiktop - Warga Indonesia seharusnya bangga melihat Gubenur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama yang di perebutkan oleh beberapa negara besar. Bahkan New York dan Singapura pernah memperebutkannya.

Jika beberapa bulan yang lalu sebelum pilkada berlangsung, kini pemerintah kembali dirayu oleh German untuk menjadikan Ahok pemimpin di German.

Bahkan German tidak main-main bersedia bayar dana tebusan berapapun yang pemerintah minta. Asal pemerintah mau melepaskan Ahok dari jeratan hukum dan merelakan kewarganegaraannya.

Minat German terhadap Ahok sebagai pemimpin tentunya bukan karena mengagumi semata, namun kredibilitas Ahok sudah sangat terbukti. Ahok yang sudah sering di periksa KPK dan tidak terbukti bersalah membuatnya anti korupsi. Hal ini juga salah satu point penting membuat German dan beberapa negara lainnya ingin memilikinya menjadi pemimpin di negara mereka.

Selain itu Ahok juga mampu memunculkan program-program yang dinilai bisa mensejahterakan rakyat DKI Jakarta dengan anggaran yang sangat sedikit di bandingkan Gubernur terdahulunya. Program nyata Ahok itu juga lah menjadi point besar negara lain menjatuhkan pilihan terhadap Ahok dan rela menghabiskan dana asalkan pemerintah bersedia Ahok berpindah ke negara mereka.

German yang mengetahui Ahok yang sedang mengikuti pilkada DKI Jakarta mengalami penolakan dari umat muslim dengan menuduh Ahok telah menistakan Alquran. Dengan adanya tuduhan dari umat muslim itu membuat Ahok tersangkut hukum dengan kasus penistaan agama dan hingga saat ini ahok sudah menjalani hukuman.

German menganggap pidana yang dijatuhkan sangat berlebihan, sama sekali tidak ada teguran peringatan. Tiba-tiba langsung masuk proses pidana. Tuduhan penistaan agama itu bermotif politik sehingga tidak mengurangi minatnya terhadap Ahok. German malah heran melihat politik yang ada di Indonesia karena menjadikan agama sebagai cara untuk menjatuhkan Ahok.

Kesempatan inilah membuat German mendekati pemerintah dan mengirimkan perwakilannya untuk menyatakan German siap jika perlu membeli Ahok untuk menjadi pemimpin di sana sebab sebelumnya negara lain seperti New York serta Singapura juga telah menawarinya.

Kita ketahui Sebelumnya New York menyatakan akan melunasi seluruh hutang Indonesia jika Ahok bersedia menjadi Wali Kota New York. Tentunya sungguh miris melihat negara lain memperebutkan orang-orang pintar yang bisa memajukan Indonesia, sedangkan kita yang menggenggam orang pintar tersebut malah membuangnya.

Jumat, 30 Juni 2017

Selamat Ulang Tahun Pak Ahok, Ultah Bapak Sangat Spesial Ribuan Orang Yang Mengucapkan. | DETIKTOP

Selamat Ulang Tahun Pak Ahok, Ultah Bapak Sangat Spesial Ribuan Orang Yang Mengucapkan. | DETIKTOP
Selamat Ulang Tahun Pak Ahok, Ultah Bapak Sangat Spesial Ribuan Orang Yang Mengucapkan. | DETIKTOP
Detiktop - Selamat Ulang Tahun Pak Ahok, Ultah Bapak Sangat Spesial Ribuan Orang Yang Mengucapkan. Sedangkan Ultah Sandiaga Uno Tidak ada Yang Tahu !!! Terbukti Siapa Paling Di Hargai.

Selamat ulang tahun Koh Ahok yang konon kata orang-orang sedang ngumpet di Belanda, bukan di Rutan Mako Brimob. Enak banget ya, narapidana kok bisa plesiran ke luar negeri. Pantas saja musuhmu banyak sekali koh.. Betapa boboroknya hukum di negara ini. 

Benar-benar tidak adil, pasti di belakangmu ada sembilan naga. Kalau cuma Nagabonar nggak mungkin seperti ini, karena dia sedang sibuk melahap sosis. Seenak jidatmu bisa kabur sedangkan ada orang yang sedang dibutuhkan oleh umat justru tak bisa kembali ke tanah air.

Ia adalah sosok yang kharismatik dan dicintai pengikutnya yang jumlahnya jutaan. Orang itu seharusnya ada di Jakarta sekarang karena berjasa menghentikan ambisimu untuk mengobrak-abrik ibukota. Sekarang pengikutnya malah kocar-kacir bagai ayam yang kehilangan induk. Padahal mereka adalah penjaga moral.

Mereka bahkan rela datang ke istana yang dipenuhi orang-orang sekuler dan antek-antek PKI itu. Ndilalah, mereka hanya diberi waktu 20 menit untuk bertemu Pakde Jokowi. Mereka sebenarnya mau curhat dan mungkin butuh waktu tiga hari tiga malam.

Makanya para pengikutnya itu harus konferensi pers untuk menjelaskan intisarinya agar tak ada yang salah paham. Perlu kau ingat, orang-orang itu tidak meminta bertemu lho, hanya menggagas saja. Itu jelas dua hal yang berbeda. Hanya orang pintar yang bisa secara jernih bisa menafsirkannya.

Kau memang raja tega Koh. Rasa dendam dirimu membuat orang yang sudah uzur pun dikait-kaitkan dengan kasus korupsi. Seharusnya dia menikmati hari-hari tuanya bersama cucu-cucnya. Tidak mungkin orang berintegritas sepertinya tersangkut korupsi, cuma Rp 600 juta pula. Itu kan penghinaan namanya?

Kami juga yakin kau punya andil membuat salah satu putra terbaik bangsa jadi tersangka. Ini jelas bentuk penganiayaan terhadap demokrasi, pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter. Harusnya yang diusut adalah SMS mama minta pulsa. Bukankah selama ini sudah berjuang untuk kesejahteraan rakyat kecil?

Kezaliman apa lagi yang hendak kau tunjukkan. Tolong sadar dirilah, dirimu sekarang bukan siapa-siapa lagi. Tidak ada lagi karangan bunga ataupun ribuan lilin menyala serta tangisan emak-emak seperti nonton sinetron Korea. Mereka semua sudah melupakanmu. Mereka sudah tak sabar menunggu datangnya bulan Oktober.

Soal urusan Jakarta tenang saja Koh, sudah ditangani dengan baik. Penggantimu yang Ok Oce itu inisiatifnya sangat bagus. Ia sangat peka dengan keadaan. 

Ia paham benar bahwa para pemudik harus dilepas oleh seorang pejabat yang murah senyum dan ramah. Meski belum saatnya, ia merasa terpanggil untuk mengabdi untuk rakyat.

Saya jadi tersadar sesuatu, dipilih oleh mayoritas tak selalu artinya akan dicintai. Meski selisihnya sangat jauh sekalipun. Pemimpin yang dicintai oleh rakyatnya bukan diukur dari seberapa besar suara yang bisa Ia peroleh pada saat pemilihan. 

Tapi bagaimana Ia bekerja, bagaimana Ia bersikap, bagaimana Ia bisa memenuhi harapan rakyat banyak itu jauh lebih bisa membuat seorang pemimpin dicintai rakyatnya. Dan rakyat kalau sudah cinta maka mereka tak akan peduli. 

Mau idolanya sedang mendekam di jeruji besi pun mereka akan datang, meski mereka tahu mustahil bisa bertemu. Mereka tak segan menyiapkan selebrasi sendiri meski nantinya sang idola tak bisa ikut menikmati. Sementara ada pemimpin yang tinggal di kemewahan, lebih bisa dijangkau, namun tak akan bisa berhasil menggerakkan hati rakyat untuk mau berinisiatif melakukan sesuatu sebagai bukti cintanya.

Dulu banyak yang mengatakan kalau karangan bunga Ahok hanyalah rekayasa, begitu juga aksi lilin. Tapi lihatlah bahkan saat momen libur Lebaran masih berlangsung banyak yang mengirim kue, tumpeng, ataupun sekedar menuliskan status di media sosial mereka untuk Ahok. 

Ke mana massamu Sandi? Bahkan sekedar cyber army yang kemarin membantumu seakan hilang. Jangan-jangan nanti saat kau memimpin mereka juga hanya akan muncul saat butuh sesuatu bukan menjadi sahabat yang setia dalam suka dan duka.

Tapi bagaimana pun Selamat Ulang Tahun saya ucapkan untukmu, Sandiaga Shalahuddin Uno. Empat bulan lagi jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta akan resmi menjadi milikmu. Bukan waktu yang lama untuk tibanya saat yang kau nanti itu. Yang membuat puluhan milyar uang yang kau keluarkan selama kampanye tak jadi sia-sia.

Jahat kalau mendoakan bahwa kepemimpinan kalian nanti akan bermasalah, bukan tak tega pada kalian tapi kami tak tega ke rakyat yang juga akan ketiban sampur hasilnya. Setidaknya saya berharap jangan sampai kalian menodai dan merusak usaha yang sudah dibangun oleh Ahok-Djarot sejauh ini. Mereka memang meninggalkan legacy yang sangat baik, standar yang tinggi yang mungkin kalian akan terengah-engah untuk bisa sekedar menyamainya.

Kami tidak akan mencerca sebelum kalian bekerja, kami tidak akan mengganggu. Hanya saja kami akan terus memantau apa yang kalian kerjakan. Bekerjalah dengan benar. Tunjukkan bahwa kepercayaan 58% orang itu sudah tepat dan mereka bukan kumpulan kaum radikalis atau serikat rakyat takut masuk neraka.

Buktikan juga bahwa kamu tulus ingin mengabdi bukan untuk mengembalikan modal kampanye atau melindungi rekan pengusaha yang di era Pemerintahan Jokowi dan Ahok ini banyak yang ketar-ketir karena regulasi yang ketat. Perlihatkan bahwa pemerintahanmu nantinya juga akan tegas dengan yang korupsi dan tidak bisa bekerja.

Jumat, 05 Mei 2017

Menteri Agama Ajak Umat Islam Untuk Menghormati Proses Hukum Terhadap Ahok.

Menteri Agama Ajak Umat Islam Untuk Menghormati Proses Hukum Terhadap Ahok.
Menteri Agama Ajak Umat Islam Untuk Menghormati Proses Hukum Terhadap Ahok.
Detiktop - Menteri Agama Lukman Hakim Safuddin mengatakan, adalah hak setiap warga negara untuk mengungkapkan aspirasinya melalui aksi unjuk rasa ini.

Namun, ia berharap untuk unjuk rasa ini yang dilakukan dengan kelompok masyrakat pada hari Jumat ( 05/05/2017) tidak berjuang pada intervensi terhadap hakim dalam sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama.

Saya Mengajak kita semua orang umat Islam khususnya untuk betul - betul menghormati proses hukum ini. Jadi kita hanya bisa menunggu hasil keputusan oleh hakim, kata Lukman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Jumat (05/05/2017)

Baca Juga : Ahok Semprot, Meminta Warga Rusun, Kenapa ? Inilah Alasan Ahok

Lukman hanya mengatakan, pada akhirnya hakim akan mengambil keputusan terhadap kasus penodaan agama ini berdasarkan fakta yang muncul dalam persidangan nanti. Apapun keputusannya harus di terima oleh semua pihak yang berada di dalam pengadilan tersebut.

Jadi kita sebagai masyarakat yang beradab akan sepakat bahwa segala perselisihan, segala sengketa di antara kita itu, di selesaikan secara dengan pendekatan hukum. Hanya hukumlah yang bisa menyelesaikan segala perselisihan ini secara santun dan beradab. Ucap Lukman.

Jadi kita tidak perlu untuk mengintervensi atau menpengaruhi para hakim apalagi dengan dengan tekanan-tekanan massa yang sangat besar dan sebagiannya.

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPFMU) yang akan menggelar aksi unjuk rasa hari ini pada tanggal 05/05/2017 di depaan istaga Mahkamah Agung.

Aksi itu akan dilakukan menjelang oleh hakim dan akan menjatuhkan vonis bagi terdakwa perkara dugaan penodaan agam islam, Basuki Tjahaja Purnama pada tgl 09 Mei 2017 yang akan datang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigen (Pol) Rikwanto mengingatkan para peserta aksi untuk tidak mengintervensi vonis hakim tersebut.

Prinsipnya pengadilan itu indenpenden, tidak boleh di intervensi Demostrasi juga perlu dibatasi, ujar Rikwanto di Kompleks Mabes Polri, Selasa 02/05/2017 kemarin.

Kamis, 04 Mei 2017

Ahok Semprot, Meminta Warga Rusun, Kenapa ?? Inilah Alasan Ahok

Ahok Semprot, Meminta Warga Rusun, Kenapa ?? Inilah Alasan Ahok
Ahok Semprot, Meminta Warga Rusun, Kenapa ?? Inilah Alasan Ahok
Detiktop - Suara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meninggi saat bertemu warga bernama Franky (45). Kemarahan Ahok bermula saat Franky meminta rusun di Rusun Tipar, Jakarta Timur.

Ahok lantas membaca dokumen yang dibawa Franky, ternyata dia sudah tinggal selama 3 bulan di Rusun Tipar bersama saudaranya. Namun, saudara Franky sudah pindah ke Kalimantan.

"Kalau saudara kamu meninggalkan rusun ya harusnya dicoret, tahu enggak saya ciptakan aturan mesti ganti KTP rusun supaya kamu enggak menipu," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis (5/5/2017).

Menurut Ahok, satu unit Rusun Tipar Cakung Blok Mahoni nomor 212 adalah milik saudara Franky. Saudaranya tersebut sudah pindah ke Kalimantan. Ahok bilang rusun yang sudah ditinggal otomatis menghilangkan hak milik warga tersebut.

"Kalau kamu kerja Kalimantan, ya sudah kasih ke yang butuh. Saya khawatir ini modus baru nih," ujar Ahok.

Kegeraman Ahok bertambah saat tahu Franky tidak ber-KTP Jakarta dengan alamat rusun, melainkan KTP Bekasi.

Ahok mengancam akan memecat petugas yang berani memindahkan alamat KTP rusun. Menurut dia, pemindahan alamat KTP adalah modus baru penipuan dengan tujuan mendapat rusun.

"Saya duduk di sini bukan iseng. Saya ngerti nih cara nipunya. Saya tiap hari duduk sini kuliah. Kalau ada yang terbukti enggak benar saya pecat," Ahok menegaskan.

Jumat, 28 April 2017

Supir Taksi Ini Yang Di Pecat Oleh Pak AHOK. Tetapi Pilkada Beliau Ini Tetap Memilih AHOK.. Inilah Alasannya

Supir Taksi Ini Yang Di Pecat Oleh Pak AHOK. Tetapi Pilkada Beliau Ini Tetap Memilih AHOK.. Inilah Alasannya

Detiktop - Tempat Menceritakan pengalaman pribadim bagaimana sudut pandang masyrakat menengah kebawah, adalah cara yang paling tepat dan cepat adalah melalui sosial media dan Internet.

Hal Ini di Ceritakan oleh supir taksi ini pernah dipecat oleh Ahok karena satu hal, tetapi dia tidak ragu untuk memilih Ahok Djarot dalam Pilkada DKI 2017 kali ini. Mengapa? Cerita berikuti ini diambil dari Facebook Priscilla Moningka: 

"Sore ini saya naik taxi. Supir taxi-nya berkisah. Bahwa di TPS 230 Cengkareng Ahok menang dengan suara beda yang cukup besar dari pasanga ainnya.

Itu Kisah biasa.

Yang luar biasa adalah ia berkisah bahwa, dulu saat Pilgub yang lalu, ia memilih Jokowi dan Ahok. Mereka menang. Ia senang. Tapi rasa senangnya tidak berlangsung lama. Ketika Ahok naik jadi Gubenur menggantikan Jokowi, ia kena PHK Gara-Gara Ahok.

Ia melanjutkan, selama 12 tahun ia bekerja sebagai supor perusahaan distributor Minuman Keras. Perusahaan tempat ia bekerja terpaksa gulung tikar akibat kebijakan AHok yang mempersempit gerak perdaran minuman keras. Sehingga banyak tempat-tempat yang biasa ia 'drop-kan' minuman tutup.

Ia kecewa dengan Ahok. Karena bebannya menghidupi keluarga dengan dua anak yang sedang bersekolah, menjadi sangat berat, tanpa pekerjaan. Apalagi ia sudah sempat membeli  rumah dengan menyincil.

Tetapi, sekarang ia mengaku menyoblos Ahok Djarot di Pilkada DKI. Saya binggung, Sekaligus penasaran. Kenapa ?

Setelah di PHK ia kemudian akhirnya bekerja menjadi supir taxi. Ia mengaku pendapatnnya lebih baik dari perusahaan sebelumnya. Kesehatan ia dan keluarganya terjamin. Ia juga melihat hasil dan bukti dari kerja Ahok. Jalanan perumahan lebih bersih dan lebarm banjir jadi berkurang, Jakarta terlihat lebih bersih.

Dulu saat hujan, ia nyaris tidak bisa kemana-mana. Boro-boro narik taxi alias antar penumpang, untuk balik ke rumah atau ke pool taxi aja ia sulit. Gara-gara banjir dimana-mana. Sekarang ia merasakan perubahannya. Ia bisa narik saat hujan. Jalanan yang mulai berkurang titik dan durasi banjirnya membuat ia bisa leluasa mengantar penumpang. Malah pendapataanya jadi lebih besar kala hujan.

Saya bertanya kalau cuma itu alasaannya, apa cukup membuatnya melupakan "dosa" Ahok yang membuatnya dipecat dari perkerjaan.

Ia menjawab. Justru karena Pak Ahok ia kena PHK. Dan karena ia di PHK, ia mendapat perkerjaan sebagai supir taxi. Benar waktu awal ia kecewa, tetapi sekarang ia percaya, Pak Ahok membuatnya "terlepas dari rasa bersalah" menjadi supir mobil distributor minuman keras yang sebenarnya bertentangan dengan hati nuraninya. Pak Ahok menurut ia telah membebaskannya dari "dosa"

Dan katanya, kita sih ga lihat agamanya, Buktinya Pak Ahok membuat saya merasa demikian. Saya orang kecil, ga ikut politik-politikan. Yang saya lihat ada hasil kerjanya, itu yang saya pilih. Makanya tadi saya pilih Pak Ahok lagi. Saya mau kasih Pak Ahok kesempatan bekerja. Ngapain saya kasih ke orang yang saya gak tau kerjanya kayak apa.

Saya terdiam. Sejenak, lalu jadi berapi-api. Memuji pemandangannya. Mengagumi pemahamannya. Lalu sebelum turun berkata. "Bapak jauh lebih hebat dibandingkan dengan orang-orang besar yang merasa dirinya pintar.

Saya tiba. Argo taxi menunjukan angka 92 ribu. Saya membayar lebih, Lalu turun. Ia mungkin kaget. Tapi saya merasa perlu "membayar"untuk kuliah 20 menit tentang bagaimana melihat secercah terang di dalam gulita pergulatan hidup. Bahwa seharusnya kita tidak mudah menyalahkan orang lain atas apa yang terjadi pada diri kita. Bisa jadi, itu justru titik balik hidup kita.

Selasa, 25 April 2017

Ahok Jelaskan Soal Sistem Password E-Budgeting

Ahok Jelaskan Soal Sistem Password E-Budgeting
Ahok Jelaskan Soal Sistem Password E-Budgeting
Detiktop - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjelaskan soal sistem password e-budgeting Pemprov DKI. Dengan adanya password rangkap ini, Ahok ingin tidak ada yang bisa seenaknya mengganti anggaran. 

"Sistem e-budgeting semua jalan kecuali gubernur tidak mau atau gubernur perintah Bappeda untuk melanggar. Saya yakin kalau Bu Tuty (Kepala Bappeda) tidak diganti sebagai Bappeda pasti aman, kecuali Bu Tuty dicopot atau gubernur perintahkan nggak mau, atau gubernur nggak berani melawan DPRD, DPRD nggak mau kayak kasus 2015. SKPD yang bandel nggak mau dipecat oleh gubernur itu kejadian kayak tahun 2014," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (25/4/2017).

Sistem e-budgeting yang menggunakan password ini, dikatakan Ahok, untuk mengunci input data yang diisi oleh SKPD. Ahok ingin tidak ada yang bisa dengan seenaknya mengubah anggaran yang telah ditetapkan melalui e-budgeting ini.

"Ini kan betul ada kunci. Ada kunci maksudnya kamu nggak bisa ubah-ubah, ada password. Tapi kalau yang mau yang nyolongnya pegang password kan gimana, kan itu kan perintah gubernur. Makanya saya bilang, Gubernur DKI tuh sederhana, kamu berani pecat orang nggak yang nyolong," ujarnya.

Pada 2014, banyak SKPD yang tidak mau mengisi dalam e-budgeting tersebut, sehingga banyak dipecat oleh Ahok. Pada 2015, Ahok bercerita sistem tersebut diisi oleh SKPD, tapi DPRD tidak mau tanda tangan. Pada 2016, akhirnya semua setuju mengikuti sistem ini. Dengan sistem ini, Ahok mengaku lebih mudah mengontrol APBD dan program.

Ahok menyebut sistem password ini dipegang oleh Bappeda. E-budgeting ini hanya bisa dibuka oleh gubernur, sekda dan Kepala Bappeda.

Ketiga, pihak ini dapat memantau siapa yang mengutak-atik atau mengubah anggaran dengan mengetahui secara rinci kapan dan siapa yang mengubah anggaran tersebut. Apabila ada yang mengubah anggaran, orang itu harus memberi tahu alasannya.

"Kita sistem bukanya bareng. Jadi waktu dia input itu bareng kumpulin semua di ruang Bappeda atau di Balai Agung, sama-sama buka. Isi dulu semua, kan kita periksa juga tiap malam kan. Dan itu saya juga template kan. Jadi di luar tempelate ini nggak boleh ajakan, nggak boleh bikin template sendiri. Harus ajukan alasan lu apa," tutur Ahok.

"Jadi sebenarnya e-budgeting kita tuh sudah sangat bagus. Jadi semuanya sudah ada template tinggal isi. Yang aneh-aneh kan sosialisasi-sosialisasi kayak dulu oknum DPRD saya tulis pemahaman nenek lu itu loh. Itu sudah dikunci nggak bakal bisa masuk. Karena itu sudah template. Kecuali dia ubah template ya saya nggak tahu," ucapnya.

Saat ditanya apakah sistem ini akan diteruskan jika dijabat oleh gubernur yang baru, Ahok pun menjawab diplomatis.

"Kalau kepala lurus, bawahnya nggak berani nggak lurus. Itu teorinya," katanya. 

Jumat, 21 April 2017

Di tanya Oleh Media, Ahok Cocoknya Di Jadikan Menteri Atau KPK

Di tanya Oleh Media, Ahok Cocoknya Di Jadikan Menteri Atau KPK
Di tanya Oleh Media, Ahok Cocoknya Di Jadikan Menteri Atau KPK
Detiktop - Pasca kekalahan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok di pilkada putaran kedua, Rabu (19/4/2017) sepertinya membawa berkah bagi karier politiknya ke depan.

Mantan bupati Belitung Timur ini pun mendapat dukungan dari para nitizen bahkan meminta Ahok untuk tidak larut dalam kekecewaan meski tidak lagi menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta untuk lima tahun ke depan.

Mereka pun yakin, Ahok bakal diangkat menjadi menteri kabinet oleh Presiden Joko Widodo setelah tugasnya berakhir di bulan Oktober 2017 yang akan datang.

Adapun komentar nitizen terkait pos menteri yang tepat bagi Ahok sangatlah beragam, bahkan penuh guyonan, yang menggelitik dan menarik untuk disimak. Seperti apakah sisi menarik dari ceritera Ahok pasca kekalahan dari lawan politik Anies Bawedan?

Adalah sebuah perbincangan menarik dan perlu disimak setelah tokoh fenomenal Ahok, di kala tak lagi menjabat sebagai kepala daerah di DKI Jakarta.

Ada pun kisah menggelitik soal Ahok ini berawal dari kicauan laman twitter Fadjroel Rahman. Mantan aktivis yang kini menjadi komisaris utama PT Adhi Karya itu menulis, bahwa, Kalau Pak Ahok jadi MENTERI, menteri apa ya yang paling tepat? lewat akun twitter pribadinya, @fadjroel itu.

Kicauan pun disahut beramai-ramai oleh warganet. Sedikitnya 400 cuitan muncul. Tanggapan itu ada yang serius, namun ada juga yang hanya lucu-lucuan bahkan ada yang nyinyir.

Seorang warganet berinisial @NovNuraidah menyarankan Presiden Jokowi mengangkat Ahok menjadi Mendagri.

"Mendagri paling cocok, bos bagi semua gubernur di Indonesia," balasnya dalam cuitan Fadjroel. Balasan ini lantas diamin oleh  @Risma_hans dan @Jonny_Esmod.
"Menteri Dalam Negeri!"

@EkaSanj59640046 pun menimpalinya dengan argumen mengapa Ahok tepat dipasang sebagai jabatan tersebut.

"Mendagri, siapa yang berani mainin administrasi kalau Pak Ahok yang ngawasin," kicaunya. Cuitan itu akun @BlackyZilla langsung menyahut, "Mendagri aja, biar melantik gubernur baru," tulisnya membalas.

Namun, akun‏ @yuzajouxa mengusulkan lain. Lantaran Ahok dianggap berhasil membangun infrastruktur Ibu Kota, maka dia pun menyarankan agar Ahok jadi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera). "Menteri PU," saran @yuzajouxa yang langsung disambut @MdennyT dengan "Menteri BUMN or Menko Ekonomi".

Pemilik twitter lain di akun  @wati_hestia berharap keberhasilan Ahok membenahi birokrasi dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menjadi bahan pertimbangan Presiden Jokowi untuk mengangkatnya sebagai Menteri Pemberdayagunaan Apatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

"Menteri yang ngurusin ASN itu. Birokrasi negara yang berdampak langsung kepada pelayanan warga," ujarnya ngetwit.

Sementara akun @mouse_leon88 meminta agar Ahok menjadi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. "Ganti Puan Maharani lebih bagus sepertinya," cuitnya.

Sedangkan akun @denigun17 mengusulkan agar Ahok untuk ditempatkan pada pos Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, posisi yang dulu diduduki Anies Baswedan.

"Anies sudah pernah jadi menteri, giliran Ahok berarti,"  timpal akun‏ @NathAyuu.

"Anies dipecat jadi menteri, lalu jadi gubernur. Saya boleh dong berharap sebaliknya untuk Ahok," timpal @JokoHQ.

Namun, akun @Jambogartz justru berpikir lebih mengawang-awang. Dia pun kembali mentwit, menteri apa pun boleh sebelum nanti dalam Pilpres berikutnya Ahok menjadi Wapres. "BUMN maybe or Mendagri. Tapi Ketua KPK juga boleh. Sebelum jadi Wapres" balasnya lagi.

Adapun akun @ardi_rasuan dan lainnya mengusulkan Ahok jadi penegak hukum. Alasannya, Ahok dianggap berhasil memberantas korupsi dan membersihkan birokrasi dari perilaku KKN. "Jaksa Agung," kicaunya disambut HR‏ @hamaro_id, "Ketua KPK lebih bagus".

Selain itu, banyak juga warganet yang nyinyir dengan pertanyaan Fadjroel dan prediksi Ahok bakal menjadi menteri. Dia menawarkan, bagaimana kalau jadi "menteri marah-marah dalam negeri," sindir @IqbalFathurrahm.

Akun‏ @glorymusicpdg justru lebih nyinyir lagi. Dia menyarankan Ahok menjadi Menteri Agama. "Ahok enggak kalah, paling besok juga dipilih jadi Menteri Agama. Belajar dari Duta Pancasila, Duta Santri..," tulis warganet lainnya.

Sindiran pun tak hanya sampai di situ. Akun  @AgusManik7 menceletuknya dengan lumayan pedas. Dia mengaitkannya dengan dugaan bagi-bagi sembako yang dilakukan Timses Ahok beberapa hari sebelum coblosan.

"Kepala Bulog," candanya disambut‏ @albert_andy. "Jaksa Agung merangkap Kapolri bro biar bebas," tulisnya.

Akun‏ @mata_indigo pun tak mau kalah. Sepertinya dia kurang setuju dengan prediksi-prediksi tersebut.

"Yaaah Pilkada ini malah kayak ajang tukar guling jabatan,"cuitnya. Kicauannya diamini‏ @VeritasArdentur. "Tunggu dulu. Malah berisiko buat Jokowi di 2019. Sehabis 2019 saja. Kalau sekarang, istirahat dulu, maksimal dubeslah," tulisnya.

Sementara itu, pemilik akun @SUHENDARYOS menganggap jabatan menteri merupakan pilihan kurang tepat bagi Ahok. "Kasihan Pak Jokowinya. Ahok mending balik ke Belitung aja," ujarnya menyaran.

Namun, akun @Een_Abidin justri meminta Ahok untuk menggantikan posisi Fadroel. "Jadi komisaris saja gantiin Bang Fadjroel," tulis dia.

Lewat akun twitter pribadinya, @basuki_btp, dia berterima kasih kepada warga atas dukungan yang telah diterimanya kepadanya selama ini.

"Terima kasih kepada seluruh warga Jakarta. Doakan kami agar tidak pernah lelah mengabdi dan melayani Indonesia," twitt Ahok.

Anies Baswedan Bicara Soal Naik Helikopter Dan Upaya On Time Bertemu AHOK

Anies Baswedan Bicara Soal Naik Helikopter Dan Upaya On Time Bertemu AHOK
Anies Baswedan Bicara Soal Naik Helikopter Dan Upaya On Time Bertemu AHOK
Detiktop - Anies Baswedan bertemu dengan Gubernur DKI Basuki T Purnama alias Ahok kemarin untuk melakukan rekonsiliasi pasca-Pilgub DKI. Anies naik helikopter agar bisa bertemu dengan Ahok tepat waktu.

Pertemuan itu digelar pada Kamis (21/4/2017) pagi di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Anies tiba di Balai Kota sebelum pukul 07.45 WIB.

Anies mengatakan Ahok pada Kamis kemarin harus meninggalkan Balai Kota pukul 08.15 WIB untuk mengikuti sidang kasus penistaan agama di Kementan, Ragunan. Jadi Anies berupaya agar bisa datang tepat waktu. 

Berikut ini penjelasan Anies kepada detiktop.xyz:

Saya menghormati waktu yang disediakan oleh Pak Basuki yaitu jam 7.45 di Balai Kota padahal saya ada kegiatan lain sebelumnya. Kami tidak bisa terlambat karena jam 8.15 pagi beliau sudah harus berangkat dari Balai Kota ke Pengadilan untuk menghadiri persidangan.

Sebelum itu ada kegiatan yang tidak bisa digeser waktu dan lokasinya. Sehingga Pak Erwin Aksa meminjamkan helikopter milik perusahaannya; agar tetap bisa menemui Pak Basuki sesuai waktu yang disediakan beliau. Heli itu milik perusahaan Bosowa. Bahkan itupun sampai di Balai Kota sudah mepet, hampir jam 7.45. 

Yang terpenting, pertemuan dengan Pak Basuki tidak terlambat di yang sempit itu.

Helikopter yang membawa Anies itu bertolak dari RS Siloam di Jl TB Simatupang dan mendarat di Hotel Aryaduta. Rumah Anies berada di Jl Lebak Bulus Dalam 2, yang lokasinya tak jauh dari RS Siloam.

Kamis, 20 April 2017

Ahok Berencana Akan Pergi Pikni Bersama Keluarga Usai Tak Jadi Gubenur DKI Jakarta

Ahok Berencana Akan Pergi Pikni Bersama Keluarga Usai Tak Jadi Gubenur DKI Jakarta
Ahok Berencana Akan Pergi Pikni Bersama Keluarga Usai Tak Jadi Gubenur DKI Jakarta
Detiktop - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga Oktober 2017 mendatang. Dia mengaku sudah punya rencana usai menjabat. Apa itu?

Ahok ternyata berencana mengajak keluarganya untuk tamasya. Selama ini, waktu Ahok tersita untuk bekerja, sehingga tak punya kesempatan untuk jalan-jalan dengan keluarga.

"Aku cuma pikiran Oktober selesai, aku mau jalan-jalan sama keluarga aja. Sudah lama enggak jalan-jalan. Ke mana saja," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Menurut dia, lokasi liburannya bersama keluarga masih belum bisa ditentukan. Sebab, Ahok masih menunggu putusan hakim terkait dugaan penistaan agama yang menyeretnya.

"Tunggu putusan‎ dulu dong," ucap Ahok yang pernah menjadi Bupati Belitung Timur itu.

Ahok juga ingin membeli mobil impian. Beberapa waktu lalu Ahok ingin membeli mobil bermerek Range Rover untuk dinikmati sambil berjalan-jalan dengan keluarga. Namun, kini, Ahok berencana membeli mobil Land Cruiser usai lepas dari jabatan gubernur.

"Mau test drive dulu, udah test drive kayaknya masih enak Land cruiser deh he he," kata Ahok.

Bunga dan Kerumunan Warga Sambut Ahok di Balai Kota Tadi Pagi

Bunga dan Kerumunan Warga Sambut Ahok di Balai Kota Tadi Pagi
Bunga dan Kerumunan Warga Sambut Ahok di Balai Kota Tadi Pagi
Detiktop - Sebuah karangan bunga bertuliskan "Pak Ahok We Love You" terpampang di samping pendopo Balai Kota Jakarta pada Jumat (21/4/2017) pagi. 

Karangan bunga ini sebagai dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta itu, usai sidang tuntutan dugaan penistaan agama dan Pilkada DKI 2017.

Tidak hanya itu saja, dukungan juga di berikan oleh ratusan warga yang menunggu AHOK di pendopo Balai Kota Jakarta. Seperti biasanya, sejak pagi tadi, pendopo kembali riuh dengan ratusan warga yang ingin mengadu atau sekedar berswafoto dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Pak AHOK.

Bedanya, ratusan warga ini membawa bunga mawar untuk diberikan kepada pak AHOK. Florence, warga Kebon Jeruk ini mengaku sengaja membawa puluhan bunga mawar untuk di bagikan di pendopo Balai Kota Jakarta.


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menerima bunga mawar sebagai bentuk dukungan dari masyarakat

Saat Ahok tiba, warga yang sudah menanti langsung mengerumuni. Warga tidak hanya berfoto, beberapa memberikan bunga dengan mata berkaca-kaca.

Senin, 17 April 2017

Tepis Politik Sembako: Ahok Tak Suka, Sandiaga Nggak Punya Dana

Tepis Politik Sembako: Ahok Tak Suka, Sandiaga Nggak Punya Dana
Detiktop - Menjelang Pilgub DKI putaran dua, Panwaslu banyak melakukan tangkap tangan relawan paslon yang akan bagi-bagi sembako. Tak sedikit sindiran soal 'banjir sembako' menjelang Pilgub DKI ini, namun kedua pasangan calon membantah melakukan politik sembako.

Cagub DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengaku tidak tahu-menahu adanya pembagian sembako yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengenakan kemeja kotak-kotak di sejumlah titik. Ahok menegaskan selama berpolitik ia tidak pernah bagi-bagi sembako.

"Saya paling nggak suka bagi-bagi sembako. Saya dari dulu, kalau Anda liat karier politik saya, paling nggak suka bagi sembako. Saya paling nggak suka baksos kesehatan," kata Ahok di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2017).

"Sembako kita nggak mau lakukan. Saya lebih suka jaminan Kartu Jakarta Pintar ataupun daging operasi pasar yang dilakukan oleh PD Pasar Jaya, Food Station Cipinang," papar Ahok.

Tidak hanya dirinya, Ahok juga menegaskan timsesnya tak pernah bagi-bagi sembako. "Tim pemenangan juga nggak pernah (bagi sembako). Saya sudah bilang, saya paling sebal bagi sembako. Makanya timses kita nggak boleh bagi sembako" papar Ahok.

Tidak hanya Ahok-Djarot Saiful Hidayat yang dilaporkan ke Bawaslu terkait dugaan bagi-bagi sembako. Pasangan cagub-cawagub nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno juga tak lepas dari tudingan politik sembako. Sama dengan Ahok, Sandiaga Uno juga menampik menerapkan politik sembako, ia bahkan mengaku tak punya dana untuk bagi-bagi sembako jelang Pilgub DKI.

"Kami tidak mendukung kegiatan tersebut. Karena kami tidak ada dana untuk itu. Istri saya juga tidak punya kegiatan bagi-bagi sembako, dia hanya datang ke majelis taklim. Kalau terbukti ya laporkan saja, saya siap," kata Sandiaga di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (17/4/2017).

Sandiaga menuturkan setiap kegiatan yang di lakukan timses-nya, termasuk sang istri, Nur Asia, sudah di laporkan kepada Panwaslu. Ia juga menganggap masyarakat sudah cerdas terkait dengan pembagian sembako tersebut. "Masyarakat sudah cerdas kok bahwa yang masif membagikan sembako itu siapa. Kalau kami kan terbuka, apalagi kalau istri saya hadir sangat terbuka dan kami sangat terbuka hadir. Biasanya panwas juga sudah tahu kegiatan yang dilakukan," ujarnya.

Jadi kedua kubu sudah membantah memainkan politik bagi-bagi sembako menjelang Pilgub DKI. Lalu sebenarnya siapa yang begitu sibuk bagi-bagi sembako sampai tertangkap tangan Panwaslu di last minute jelang Pilgub DKI?

Jumat, 14 April 2017

Menurut NU pengusiran terhadap Djarot sangat memalukan

Menurut NU pengusiran terhadap Djarot sangat memalukan

Detiktop - Menurut NU pengusiran terhadap Djarot sangat memalukan
Detiktop - Menurut NU pengusiran terhadap Djarot sangat memalukan
Detiktop - Intelektual muda Nahdlatul Ulama ( NU ) Zuhairi Misrawi menilai bahwa pengusiran terhadap calon gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dari masjid Al-Atiq di Tebet sebagai tindakan yang sangat memalukan , menurut dia , hal itu sangat tidak sesuai dengan akhlak Islam yang di ajarkan oleh Rasulullah SAW.

Dia juga menambahkan , bahwa Nabi Muhammad SAW pun pernah menerima tamu dari umat Kristen Najran di Masjid Madinah. Hal ini menunjukan perbedaan agama bukanlah halangan untuk tidak menghargai tamu yang mau datang ke masjid.

" Dia kan Cawagub Djarot seorang muslim taat , hendak melaksanakan salat Jumat. Ia juga kader NU tulen, dan berjasa bagi umat Islam di Jakarta. Tapi kok bisa-bisanya diteriakin dan diusir dan masjid. Saya pribadi memandang , politisasi masjid sudah masuk ke dalam kategori meresahkan dan juga mengkhawatirkan," ujar Zuhairi.

Ia juga menilai bahwa harus ada tindakan tegas terhadap pengurus Masjid Al-Atiq. Apalagi, pengurus secara terang-terangan membiarkan adanya kampanye dalam masjid. " Jika kita melihat aturan, jelas sekali ada larangan keras agar tidak menggunakan rumah ibadah, termasuk masjid sebagai tempat kampanye dan melakukan diskriminiasi karena perbedaan sikap politik dalam pilkada. Jadi, Panwaslu harus segera mengambil tindakan keras," jelasnya.

Ia khawatir jika tindakan pengusiran tersebut terus dibiarkan, radikalisme di Jakarta akan semakin menguat. Menurut dia, tindakan seperti itu harus segera di selesaikan, bila tidak ingin Jakarta seperti Mesir di masa lampau. Ketika itu , masjid di kuasai kaum radikal yang mudah di tunggangi oleh kepentingan politik tertentu.

Bandahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) Falah Amru juga mengecam keras atas tindakan pengusiran terhadap Djarot. Menurut dia , orang yang mengusir orang yang mau beribadah di masjid sama saja dengan menghina Islam.

" Pengusiran itu adalah bentuk dari politisasi masjud. Yang dilakukan oleh orang-orang yang mengatasnamakan agama. Islam yang sebenarnya tidak seperti itu. Jika memang tidak suka yang tidak usah memilihnya di pilgub. Tetapi jangan kemudian bersikap malah menghina agama , Islam tidak pernah mengajarkan seperti itu," ucapnya.

Pada saat Djarot sedang menjalankan salat Jumat di masjid itu , mulanya tidak ada masalah. Saat baru tiba, para jemaah menyambut hangat kedatangan Djarot. Beberapa diantara mereka malah bersalaman dan mengajak foto bersama.

Sampai salat Jumat selesai , suasana masih kondusif. Djarot kemudian keluar meninggalkan masjid. Saat itu , kondisi masjid terdengar begitu ramai dengan teriakan.

Sejumlah jemaah meminta Djarot untuk segera meninggalkan masjud sembari mengumandangkan takbir. " Allahu akbar, Allahu akbar," seru para jemaah. Namun Djarot tidak menggubris teriakan tersebut. Dia lantas bergegas meninggalkan masjid, sesekali Djarot melemparkan senyuman kepada yang meneriakinya. Ia juga sempat menerima ajakan beberapa warga untuk foto bersama.

Kamis, 13 April 2017

Pembentukan FPI di Semarang ditolak massa dan digagalkan polisi

Pembentukan FPI di Semarang ditolak massa dan digagalkan polisi

Detiktop - Pembentukan FPI di Semarang ditolak massa dan digagalkan polisi
Detiktop - Pembentukan FPI di Semarang ditolak massa dan digagalkan polisi
Detiktop - Front Pembela Islam ( FPI ) rencananya akan membuka cabang mereka di Kota Semarang. Namun hal itu gagal karena sejumlah ormas melakukan penolakan. Menurut Kapolrestabes Semarang , Kombes Pol Abiyoso Seno Aji, merasa tanpa FPI di Kota Semarang sudah aman.

Rencana pembentukan FPI di Kota Semarang dilakukan di rumah ketua Advokasi FPI Jateng , Zaenal Petir. Namun sejumlah anggota ormas sudah berdatangan ke lokasi acara. Tidak kurang dari 400 anggota polisi melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

Karena sempat terjadi ketegangan , audiensi dilakukan dengan mendatangkan perwakilan ormas atas penolakan FPI untuk bertemu dengan pihak FPI yang diwakili oleh beberapa orang diantaranya ketua tim Advokasi FPI Zaenal Petir , ketua DPD FPI Jateng Rofiudin , dan Ketua FPI Temanggung Sihabudin.

Pada awal dialog , Wakil Ketua Laskar Merah Putih ,Iwan Cahyono langsung menyampaikan penolakan atas keberadaan FPI di Kota Semarang. Ia juga sempat mengungkapkan kekecewaanya terhadapa pribadi Zaenal yang kini merupakan salah satu dari komisioner Komisi Informasi Publik tapi justru menjadi bagian dari ormas radikal tersebut.

" Sampai kapanpun kami menolak keberadaan FPI di Kota Semarang , kami harap segera di bubarkan," ucap Iwan dalam acara pengukuhan. Pihak FPI kemudian menjelaskan berbagai hal termasuk FPI yang bukan anti-Pancasila dan sebagainya. Dialog tersebut sempat memanas meskipun ada Kapolrestabes Semarang yang duduk di antara mereka.

" Kata-kata FPI anti-Pancasila itu sebenarnya tidak ada. Karena kami sedang memperjuangkan pendidikan moral Pancasila," ucap Ketua FPI Jateng, Rofiudin. Dan akhirnya Kapolrestabes Semarang , Kombes Pol Abiyoso pun angkat bicara. Abiyoso mengatakan bahwa forum tersebut bisa berkaca pada kasus di tahun 2012 lalu dimana ulama FPI Rizieq Shihab ditolak oleh tokoh Dayak di Palangkaraya. " Semua komponen yang ada di Kota Semarang menolak adanya FPI. Tentunya saja juga memohon , jangan dipaksakan. Ini sudah banyak yang menolak. Tidak ada FPI juga Semarang sudah aman," kata Abiyoso.

Ketegangan pun sempat kembali memanas antara FPI dengan beberapa ormas yang melakukan diskusi. Untuk menjaga kondusifitas , Abiyoso menegaskan bahwa ia tidak akan segan-segan menciduk siapapun yang memicu kerusuhan. " Barang siapa yang memancing kerusuhan , yang memancing akan saya tangkap. Silakan pulang ,Pak Zaenal mau bongkar-bongkar sekarang atau besok. Jika mau bentuk FPI ya di negara lain saja silahkan. Semarang kita jaga sama-sama," tegasnya.

Setelah melakukan perdebatan panjang , akhirnya acara di bubarkan. Para pemimpin dan anggota FPI lainnya dimasukkan kedalam mobil baracuda untuk dibawa ke lokasi yang aman dan pulang ke rumah masing-masing.

Sementara itu Zaenal Petir mengatakan demi keamanan , FPI menaati hukum. Menurutnya pengusulan FPI di Kota Semarang sudah dilakukan dan akan dikirim ke FPI Jakarta lengkap dengan nama pejabatnya. Namun demi keamanan FPI rela membubarkan acara tersebut.

" Demi keamanan, karena FPI harus taat hukum. Tadi baru pengusulan pengurus Kota Semarang. Saya sudah lama di suruh untuk membentuk FPI di Kota Semarang. Saya harus selektif jangan sampai organisasi FPI menyalahgunakannya," ucap Zaenal.

Acara pun bubar dan ormas-ormas yang melakukan penolakan FPI berteriak menyetujui penolakan FPI Kota Semarang. Zaenal belum menegaskan langkah apalagi yang akan di lakukan selanjutnya.

Pasca Debat Ahok Tulis Caption Lucu Ini Di Akun Instagramnya

Pasca Debat Ahok Tulis Caption Lucu Ini Di Akun Instagramnya
Pasca Debat Ahok Tulis Caption Lucu Ini Di Akun Instagramnya
Detiktop - Pascadebat kandidat putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta yang digelar di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta, calon Gubernur DKI, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) menuliskan caption foto lucu lewat akun instagramnya @basukibtp.

Dalam foto yang diunggahnya ia menampilkan foto dengan sang istri, Veronica Tan, cawagub Djarot Syaiful dan istrinya Happy Farida.

Ahok dan Djarot mengenakan kemeja kotak-kotak khasnya, sementara Veronica dan Happy mengenakan baju senada berwarna merah.

ampak raut keempatnya sangat berseri dengan perasaan lega. Dalam captionnya, Ahok ia mengucapkan terima kasih kepada netizen yang telah meramaikan serta mendoakan Debat semalam.

Lucunya di akhir caption ia menuliskan kalimat ,"Bu Vero pulang ke rumah bareng saya,"tulisnya.


Sontak netizen terheran dan tertawa membaca caption tersebut. Bahkan,banyak netizen yang ikut  menjawab caption lucu dari Ahok.

"Bu vero pulang bareng saya.. Wkwkwkwk,"seru @jnf_lie.

"La iya lah Pak @basukibtp Bu Vero pulang ke rumah bareng bapak mosok bareng tetangga. gubrakkkkkkk,"tambah @luciasulistyowati.

"Yaiya dong paaak, bu vero balik kerumah sama bapak  Kalo balik kerumah org lain malah bahaayaaaa,"canda @dheasiswoyo.

"Lahh.. Emang biasanya pulang kerumah bareng sapa pak @basukibtp," tanya @van-elten.

Semakin Banyak Dukungan Kali Ini Untuk Ahok-Djarot

Semakin Banyak Dukungan Kali Ini Untuk Ahok-Djarot
Semakin Banyak Dukungan Kali Ini Untuk Ahok-Djarot
Detiktop - Beredar surat terbuka untuk Ahok agar mundur dari pencalonannya sebagai Gubernur DKI. Berikut surat terbuka tersebut diambil langsung dari sumbernya. 

Surat Terbuka untuk Koh Ahok:
Lebih Baik Sampean Mundur Saja

Setelah memperhatikan dinamika hubungan masyarakat di Jakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya, terlebih hubungan masyarakat Muslim-Kristen (dan non-Muslim lain) maupun sesama umat Islam, yang tidak sehat, tidak kondusif, dan memanas setiap hari meskipun suasana mendung dan hujan, maka dengan ini saya sarankan sampean mundur saja dari bursa pencalonan Gubernur DKI.

Kalau sampean masih tertarik nyalon ke spa saja, tidak usah nyalon jadi gubernur lagi. Toh sampean sudah merasakan menjadi gubernur.

Pertimbanganku bukan hanya demi kebaikan dan keharmonisan masyarakat Jakarta saja (dan Indonesia pada umumnya) tetapi juga demi kebaikan dan keharmonisan sampean dan keluarga.

Lagi pula, saya nggak tega dan merasa kasihan sama sampean: dicaci-maki terus, diteriaki aseng-kapir terus, dibabi-babikan terus, dituduh menghina Islam terus, dipitnah melecehkan Al-Qur'an terus, dituduh menghina ulama terus, dan seterusnya.

Padahal, sampean sudah melakukan banyak hal untuk kebaikan umat Islam di Jakarta khususnya. Tetapi tetap saja, (sebagian) kaum Muslim dan kelompok Islam tidak mau tahu, tidak terima, dan tetap istiqamah menghina sampean.

Sampean sudah membangun masjid raya yang megah dan masjid-masjid lain, tetapi mereka tetap saja menganggap sampean menghina Islam dan membahayakan umat Islam. Padahal sampean, setahuku, tidak pernah membangun gereja dan juga tempat ibadah non-Muslim lain. Apa jadinya jika sampean membangun gereja dan tempat ibadah non-Muslim lain?

Sampean sudah memberangkatkan umroh beberapa kali para rakyat kecil, petugas dan ustad masjid, yang tidak mampu membayar tiket ke Tanah Suci. Tetapi tetap saja mereka menganggap sampean menghina Islam, Al-Qur'an, ulama, dlsb. Padahal, setahuku, sampean tidak pernah memberangkatkan para petugas gereja wisata reliji ke Yerusalem atau Vatikan misalnya. Atau umat Hindu ke India. Apa jadinya kalau sampean melakukan hal itu? Gak bisa dibayangken deh apa kata jamaah Mamat kalau sampean melakukan hal ini.

Sampean sudah menggaji para marbot (petugas masjid), imam masjid, ustad/ustadah. Tapi tetap saja dituduh menghina Islam dan membahayakan kaum Muslim. Padahal, sampean tidak pernah menggaji para petugas / pengurus gereja berserta guru dan pendetanya, atau petugas tempat-tempat ibadah non-Muslim lain. Apa jadinya, kalau sampean melakukan itu? Apa nggak tambah kejang-kejang si Mamat.

Sampean juga menjaga dan mempertahankan area "makam keramat" Mbah Priok (Al-Habib Hasan bin Muhammad al-Haddad) yang sangat dihormati oleh masyarakat Jakarta. Tapi tetap saja sampean dituduh menghina Islam dan ulama. Apa jadinya, kalau sampean "merelokasi" makam itu demi pembangunan misalnya? Apa nggak kumat penyakit epilepsinya si Mamat.

Sampean sudah "beresin" tempat prostitusi Kalijodo. Tetapi tetap saja, tidak berubah penilaian dan tuduhan mereka ke sampean. Padahal, mereka katanya anti-maksiat dan "anti-lonte"?

Diluar itu, sampean saya lihat juga sudah melakukan banyak sekali program-program untuk "pemerintahan bersih" serta membangun berbagai sarana publik yang hasilnya dinikmati oleh semua warga, tidak pandang bulu: Mamat, Mimit, Mumut, Memet, Momot, Mumet dan saudara-saudara perempuannya: Mimin, Mumun, Momon, dlsb. Tetapi tetap saja sampean dituduh ini-itu oleh jamaah Mamat dan Mimin.

Jadi, sekali lagi, untuk kebaikan bersama, dan demi perdamaian dan keharmonisan warga, serta relasi Muslim-non-Muslim maupun Muslim-Muslim, sampean mundur saja. Sampean sudah kaya raya, punya istri cantik jelita. Mau apa lagi? Ngapain ngurusin gubernur? Nanti sampean pasti dikasih posisi yang lebih srategis dan yahud oleh Pakde Jokowi. Gampang kan?

Untuk urusan pencalonan gubernur "Jakardah", serahkan saja, percayakan saja ke Pak Basuki Tjahaja Purnama. Saya lihat Pak Basuki juga tidak kalah hebat dengan sampean koh.

Demikian saranku dari Tanah Suci. Semoga sampean mempertimbangkannya dengan masak-masak dan matang-matang. Jangan "setengah matang" ya? Soalnya, saya sukanya yang matang gitu.

#KohAhok

Peluru Fahri Hamzah Buat KPK dan Memku HAM, Demi Membela Setya Novanto

Peluru Fahri Hamzah Buat KPK dan Memku HAM, Demi Membela Setya Novanto
Peluru Fahri Hamzah Buat KPK dan Memku HAM, Demi Membela Setya Novanto
Detiktop - Pencekalan Ketua DPR Setya Novanto terkait kasus e-KTP membuat koleganya berang. Salah satu yang paling lantang adalah Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Fahri mengatakan, pencekalan Setya Novanto untuk bepergian keluar negeri tidak bisa dibatalkan melalui jalur hukum. Hanya saja, pencekalan itu bisa ditolak apabila keputusan dari Ditjen Keimigrasian tidak memenuhi ketentuan. Ketentuan itu diatur dalam Pasal 94 Undang-undang nomor 6 tahun 2011 tentang Imigrasi.

DPR hanya bisa mendesak Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly untuk meninjau ulang status pencekalan Setnov yang dikeluarkan Ditjen Imigrasi atas permintaan KPK. "(Tidak ada langkah hukum) Tetapi bisa ditolak. Pasal 94 UU Imigrasi itu boleh menolak," kata Fahri.

Meski demikian, dalam pasal 96 dijelaskan bahwa setiap orang yang dikenai pencegahan dapat mengajukan keberatan kepada pejabat yang mengeluarkan keputusan pencegahan. Namun, pengajuan tersebut bisa dilakukan dengan jangka waktu tertentu. 

"Bisa ditolak. Pasal 96 UU imigrasi itu boleh menolak. Jadi salah orang mengatakan KPK mencekal. KPK tidak boleh mencekal. Tidak punya hak mencekal. Karena KPK tidak punya sistem untuk mencekal," tegasnya. 

Pencekalan Setnov oleh Ditjen Imigrasi dilakukan berdasarkan permintaan KPK. Fahri menegaskan, Menkum HAM Yasonna Laoly harus mengetahui ketentuan pencekalan berdasarkan UU Imigrasi bukan atas dasar permintaan KPK semata. 

"Pak Laoly, sebagai menteri, harus tahu dia, bahwa kewenangan itu ada di imigrasi, bukan di KPK. Meskipun kalian semua takut sama KPK, kewenangan (cekal) itu ada di imigrasi. Jangan kalian menjadi penakut semua, gara-gara penakut jadi bilang 'oh itu kewenangan KPK'. Ini negara mau diurus KPK semua?" katanya.

Selain itu, menurut Fahri, pencekalan Setya Novanto untuk bepergian keluar negeri bisa dibatalkan jika masih berstatus sebagai saksi dan belum masuk tahap penyidikan. Ketentuan itu, kata Fahri, tercantum dalam UU Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. 

"Kalau ada pencekalan yang tidak berdasarkan hukum, termasuk di dalamnya pencekalan sebelum adanya proses penyidikan, sebelum jadi tersangka itu boleh dibatalkan," kata Fahri.

Fahri pun menuding Yasonna Laoly takut dengan KPK untuk membatalkan pencekalan Setnov. Menurutnya, KPK juga memiliki landasan hukum yang sama-sama mengatur soal pencekalan, yakni UU 30/2002 tentang KPK. 

Di UU tersebut, KPK memiliki kewenangan untuk mencekal seseorang yang masih berstatus sebagai saksi dan hal itu dibenarkan oleh UU yang dibuat oleh DPR bersama Presiden. Sementara, ketentuan yang sama di UU Imigrasi telah dianulir MK. 

"Cuma masalahnya semua orang kan takut dengan KPK, kan itu masalahnya kan. Termasuk Menteri Hukum dan HAM itu juga takut dengan KPK," jelasnya. 

"Sehingga apapun maunya KPK harus dipenuhi. Alasannya KPK punya undang-undang khusus. Ya enggak boleh begitu dong. Ada hukumnya dong," sambung Fahri. 

Untuk urusan pencekalan, KPK seharusnya mengikuti aturan yang tertulis di UU Keimigrasian. Apabila kewenangan KPK terkait pencekalan tidak dibatasi dikhawatirkan seorang Presiden bisa dicekal. 

"KPK harus diikat dengan hukum, dan KPK harus menghormati hukum yang lain. Kalau semua kekhususan itu akan dimiliki oleh KPK ya nanti presiden juga bisa dicekal. Apa anda mau begitu, enggak boleh dong. Batasi kewenangan KPK. Pasal 28 J UUD menghormati pembatasan kewenangan," tandasnya.

Rabu, 12 April 2017

Dokter Dao mengambil jalan hukum atas insiden menimpanya di United Airlines

Dokter Dao mengambil jalan hukum atas insiden menimpanya di United Airlines

Detiktop - Dokter Dao mengambil jalan hukum atas insiden menimpanya di United Airlines
Detiktop - Dokter Dao mengambil jalan hukum atas insiden menimpanya di United Airlines
Detiktop - Dokter Dao yang merupakan penumpang maskapai United Airlines yang di usir secara paksa dan di seret keluar dari pesawat pekan lalu , kini ia telah mengambil jalan hukum. Dao telah menunjuk pengacaranya untuk mewakili dirinya dalam langkah hukum ini. Dokter yang berusia 69 tahun tersebut kini mengajukan permohonan darurat ke salah satu pengadilan di negara bagian Illinois, untuk mendapatkan rekaman video dan juga bukti-bukti lainnya terkait insiden ini dari pihak maskapai United Airlines. Permohonan ini disebut sebagai langkah awal sebelum gugatan hukum terhadap United Airlines benar-benar di ajukan.

Pengacara Dao menyebutkan risiko ' prasangka serius ' bagi kliennya sebagai alasan permohonan itu. Dalam permohonan tersebut , pihak pengacara meminta agar United Airlines dan juga otoritas kota Chicago yang mengelola Bandara International O'Hare, untuk ' menjaga ' video keamanan , rekaman percakapan di kokpit , daftar penumpang hingga awak serta material lain dalam penerbangan United Airlines nomor 3411.

Paul Callan yang merupakan pengacara sipil asal New York menyebutkan kemarahan publik atas perlakuan yang tidak seharusnya di lakukan oleh United Airlines terhadap Dao kemungkinan besar akan mendorong pihak maskapai untuk melakukan penyelesaian yang cepat dan murah hati. " Karena United memiliki persoalan kehumasan yang besar, kasus ini memiliki nilai yang jauh lebih besar dari biasanya," ucapnya.

Dalam penerbangan dengan tujuan Louisville , Kentucky , Dao di seret secara paksa dari kursinya oleh petugas keamanan bandara. Pihak United menyatakan, Dao ' dipindahkan ' dari kursinya untuk memberikan ruang bagi awak kabin tambahan.

Penerbangan saat itu dalam kondisi kelebihan pesanan dan pihak maskapai meminta agar sejumlah penumpang bersedia secara sukarela berpindah ke penerbangan lain. Saat itu tidak ada yang menawarkan diri secara sukarela, beberapa penumpang pun di pilih secara acak, Dao yang terpilih menolak untuk turun dari pesawat.

Dalam rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial menunjukkan Dao terlihat sangat berantakan dengan berlumuran darah. Pria yang berkebangsaan Vietnam itu terus berteriak, " Bunuh saja saya, Bunuh saya."Dao yang bersikeras dirinya harus terbang ke Kentucky untuk menangani pasien-pasiennya.

Secara terpisah , Otoritas Penerbangan Chicago menyatakan bahwa dua petugas keamanan bandara O'Hare sudah tidak lagi bertugas dan diberi cuti terkait insiden yang memalukan tersebut. Satu petugas keamanan lainnya diberi cuti sejak kemarin. Hingga kini Dao di laporkan masih menjalani perawatan medis di rumah sakit Chicago atas luka-luka yang di deritanya.

Selasa, 11 April 2017

Lelaki Tak di Kenal Serang Mapolres , 2 Polisi Menderita Luka Bacok

Lelaki Tak di Kenal Serang Mapolres , 2 Polisi Menderita Luka Bacok

Detiktop - Lelaki Tak di Kenal Serang Mapolres , 2 Polisi Menderita Luka Bacok
Detiktop - Lelaki Tak di Kenal Serang Mapolres , 2 Polisi Menderita Luka Bacok
Detiktop - Seorang lelaki bercadar nekat masuk ke Mapolres Banyumas dengan menggunakan motor. Selanjutnya ia langsung meyerang anggota polisi yang di temuinya. Hasilnya dua anggota Sat Reskrim Polres Banyumas terluka oleh sabetan pedang.

Kejadian tersebut pukul 10:10 WIB, saat itu sejumlah wartawan sudah berada di halaman Mapolres Banyumas untuk mengikuti kegiatan gelar perkara kasus pencurian dengan kekerasan di Polres Banyumas.

Pada saat itulah seorang lelaki bercadar dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi R 3920 SV masih ke halaman Mapolres Banyumas. Salah seorang wartawan Harian Kedaulatan Rakyat yaitu Driyanto menyaksikan sendiri ketika pelaku menabrakan motor ke arah Aiptu Suparta yang sedang berdiri di sebelahnya sembari menerima telepon.

" Pelaku yang mengenakan cadar tersebut menabrak Iptu Suparta hingga jatuh , kemudian saya menolongnya , lalu pelaku bangun kemudian membawa pedang dan langsung mengejar polisi lain yang ada di sekitar lokasi. Bripka Karsono yang terluka akibat senjata tajam yang di bawa oleh pelaku," ujar Driyanto.

" Pelaku yang mengenakan cadar dan helm tersebut , dia berteriak ' Allhhuakbar, Allhhuakbar' sambil mengacungkan pedang. Dia membawa pedang dan juga sangkur," tambahnya.

Akhirnya polisi berhasil mengamankan pelaku. Pengamanan di Polres Banyumas juga langsung di perketat. Sejumlah anggota kepolisian bersenjata langsung dengan sigap mengamankan lokasi. Kedua anggota polisi tersebut langsung di larikan ke RSU Bhayangkara. Namun hingga kini masih belum ada keterangan kondisi terakhir dari kedua korban.

" Pelaku masih muda, umur belum tahu. Nanti saja , motif atas tindakan tersebut juga belum di ketahui. Tunggu penyidikan, biarkan kita bekerja dulu. Nanti akan ada keterangan resmi, saat ini kami akan meningkatkan kewaspadaan, masyarakat juga diminta untuk kontribusi untuk informasi. Seluruh anggota kita minta siaga semua," ucap Kapolres Banyumas , AKBP Aziz Andriansyah.

Minggu, 09 April 2017

Buni Yani Berharap Jaksa Tidak Menahannya

Buni Yani Berharap Jaksa Tidak Menahannya

Detiktop - Buni Yani Berharap Jaksa Tidak Menahannya
Detiktop - Buni Yani Berharap Jaksa Tidak Menahannya
Detiktop - Buni Yani yang kini menjadi tersangka atas kasus UU Informasi dan Transaksi Elektronik ( ITE ) dilimpahkan tahap kedua ke Kejaksaan Tinggi ( Kejati ) Jawa Barat pagi ini. Ia berharap agar dirinya tidak ditahan seperti Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam kasus penistaan agama.

" Saya tidak mau berandai-andai seandainya ia di tahan, tapi kami berharap agar Pak Buni tidak sampai di tahan," ujar kuasa hukum Buni Yani yaitu Aldwin Rahadian.

Aldwin mengungkapkan beberapa alasan supaya kliennya yaitu Buni Yani tidak di tahan di kejaksaan. Karena menurutnya , kliennya tersebut bersikap kooperatif dan tidak akan menghilangkan barang bukti atau melarikan diri apabila tidak di tahan oleh jaksa dalam kasus tersebut.

" Pak Buni kini juga sedang di cekal , jadi tidak mungkin ia akan melarikan diri, karena barang bukti juga sudah di sita," ungkapnya. Ia juga membandingkan sikap jaksa yang tidak menahan Ahok pada saat tahap kedua. Karena menurutnya , kasus Buni Yani ini berkaitan dengan kasus Ahok sehingga jaksa harus berlaku adil.

" Waktu tahap kedua Ahok , jaksa juga mengatakan tidak akan menahan Ahok karena tim penyidik tidak menahannya. Pak Buni kan tidak di tahan penyidik , sehingga jaksa harus bersikap adil dan konsisten," ucapnya.

Pihak polisi pagi ini akan menyerahkan Buni Yani berikut dengan barang bukti ke Kejati Jabar setelah kasusnya dinyatakan telah lengkap ( P21 ). Setelah itu jaksa akan menyiapkan surat dakwaan bagi Buni Yani.

 
Super Kawaii Cute Cat Kaoani